Jenis-Jenis Bisnis Ternak Ayam

Ayam merupakan salah satu jenis unggas yang populasinya cukup banyak dan sering dijadikan ladang bisnis. Bisnis ternak ayam ini sudah dikenal dari tahun-tahun yang lalu dan semakin ke sini konsep atau cara memperlakukan hewan ternaknya semakin berkembang atau modern sehingga membuat produktivitasnya meningkat. Lalu, apa saja jenis bisnis ternak unggas yang menjadikan ayam sebagai objeknya? Berikut beberapa di antaranya yang dapat Anda jadikan referensi:

1. Ayam Petelur

ayam dan telur
ayam petelur

Bisnis ternak ayam petelur sudah banyak dikenal dan dijalankan di kalangan masyarakat sejak dulu. Pasalnya, banyak masyarakat yang menyukai telur ayam karena kandungannya yang cukup lengkap mulai dari protein, lemak, zat besi, hingga beberapa vitamin seperti vitamin A, D, E, B6, dan B12. Suksesnya bisnis tersebut dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti bibit ayam petelur yang unggul, kondisi kandang yang bersih, kandungan gizi pada makanan yang diberikan, pola makan yang sesuai, serta suhu ruangan yang pas.

2. Ayam Pedaging

Terdapat dua jenis ayam pedaging yang biasa dijadikan ladang bisnis, yaitu ayam kampung dan ayam negeri atau ayam broiler. Ternak ayam broiler membutuhkan waktu produktivitas lebih sedikit karena ayamnya disuntikkan hormonetertentu agar bobot badannya bertambah dengan cepat, berbeda halnya dengan ayam kampung yang bertumbuh alami sehingga waktu produktivitasnya lebih lama. Meskipun begitu, ayam broiler terbukti lebih rentan terhadap penyakit daripada ayam kampung. Itulah sebabnya kondisi kandang dan pakan ternak menjadi hal yang penting untuk diperhatikan jika Anda ingin berhasil dalam menjalankan bisnis ini.

3. Ayam Hias

Selain ayam petelur dan ayam pedaging, ternyata bisnis ternak ayam hias juga patut untuk dipertimbangkan. Ayam hias merupakan ayam yang tidak dimanfaatkan telur atau dagingnya, melainkan dimanfaatkan keindahannya seperti bulu atau suaranya dan penggemar ayam hias ini tidak kalah banyak jika dibandingkan dengan ayam petelur atau ayam pedaging. Dibandingkan dengan ayam petelur dan ayam pedaging, ayam hias memiliki daya jual yang jauh lebih tinggi karena beberapa hal. Selain keberadaannya yang tidak cukup banyak karena peternaknya tidak sebanyak peternak ayam petelur dan pedaging, perawatan dan jenis pakan yang tersedia pun terbilang terbatas. Contoh ayam yang dikategorikan sebagai ayam hias di antaranya ayam kate, ayam pelung, ayam ketawa, ayam hutan, dan ayam bekisar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *